Desember (Puisi)

december3

waktu dimana butiran langit biasa jatuh pelan mencumbu bumi
dimana aroma segar menguar mengisi peparu dengan aroma khas tubuhmu
dimana waktu berkumpul, mengubah diri menjadi sesuatu yang baru
dimana akan tercipta penggalan kisah-kisah baru
tawa baru, tangis haru, serta rangkaian mimpi-mimpi yang semoga tak lagi semu
aku telah menantimu hanya sekedar untuk bertemu di Desember yang kuharap tidak kelabu
jangan terlalu terburu-buru, akan ada waktu dimana kita bersatu
Desember ini, serupa awal dan akhir yang baru yang kuharap jauh dari sendu

Jakarta, 7 Desember 2012
*hanya mencoba sedikit berpuisi, entah sudah layak disebut puisi atau belum. 🙂
foto dipinjam di sini

Advertisements

5 thoughts on “Desember (Puisi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s