Bales Kangenku Dong!

(cerita sebelumnya di sini)

Bip..bip..

“Apa kabar Jogja pagi ini?”

Bip..Bip..

“Jogja masih sama. Tenang, nyaman, dan selalu dirindukan.”

Bip..bip..

“Berarti Jogja itu mirip sama kamu.”

Bip..bip..

“Kenapa begitu?”

Bip..bip..

“Karena kamu selalu bisa membuatku nyaman saat berada di sampingmu, membuatku tenang dengan renyah suaramu, dan selalu menaburkan rindu di hatiku yang sedikit berdebu.”

Bip..bip..

“GOMBAL!”

Bip..bip..

“Gombal itu kain lap. Dan kain lap itu digunakan untuk membersihkan debu hatiku, agar benih cintamu makin tumbuh subur dan bersemi dalam hati.”

Bip..bip..

“NORAK!”

Bip..bip..

“Aku kangen kamu, Ra!”

Kali ini pesan yang masuk tak langsung dibalasnya. Amara memilih untuk membiarkan pesan singkat itu tetap berada di dalam kotak pesan tanpa perlu dibalas. Tidak sekarang.

Bip..bip..

“Ra? AKU KANGEN KAMU AMARA! Please come home soon, dear…”

Lagi-lagi isi pesan yang sama. Amara hanya menghela napas, dan mencoba untuk mengetikkan pesan balasan. Tapi jemarinya seperti terhenti. Ia tak tahu harus mengetikkan apa sebagai balasan.

 Bip..bip..

“Amara please, balas kangen aku! Kalau kamu nggak mau bales, aku akan jemput paksa kamu, lho!”

Pesan terakhir terlihat mengintimidasi, tapi justru membuat batin Amara senang. Dengan semangat Amara langsung mengetikkan pesan balasan.

“COBA SAJA KALAU KAMU BERANI DATENG!”

Sent.

Amara senyum-senyum sendiri membaca pesan yang dikirmkannya. Dalam hati ia ingin tahu reaksi si pengirim pesan dengan tantangannya barusan.

Bip..bip..

“Aku sudah siap menjemputmu. Aku sudah berada di dekatmu sejak tadi, meja no.9 arah jam 5 dari posisimu saat ini.”

Mata Amara terbalalak membaca pesan barusan. Segera ia mengedarkan pandangan ke arah yang dimaksud. Mata almondnya menangkap sesosok pria berbadan tegap yang ia kenal, berkemeja biru laut sedang berjalan ke arahnya.

“Amaranggana Wisya, kalau kamu nggak mau balas kangenku, aku yang akan menjemputnya sendiri dan membawanya pulang.”

Amara tersenyum mendengar kata-kata pria yang menghujaninya pesan singkat sejak beberapa hari terakhir. Mas Dipo. Sosok pria yang ingin menyembuhkan sakit hati Amara, kini ia datang untuk menjemput rindunya.

Jakarta, 17 Januari 2013
#13HariNgeblogFF Hari ke-6

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s