Dibalik Lensa

kamera

Pagi tadi aku bertemu dengan salah satu pimpinan di tempatku bekerja dulu. Ia- yang tak perlu kusebut namanya- memang dekat denganku, apalagi ia sering memintaku untuk menemani anak sulungnya mencari objek untuk kameranya.

Setelah berbasa basi menanyakan kabar, tetiba ia melancarkan satu pertanyaan “Kamu masih nemenin Mas Anu buat motret?”. Ah, pertanyaannya bikin aku rindu. Rindu ‘diculik’ oleh Mas Anu untuk jadi asisten pribadinya saat mengambil gambar.

“Sudah nggak, Pak. Sekarang susah ijin kalau hari kerja,” jawabku cepat.

Singkat cerita, kami berpisah dan ia masih tetap saja mencoba mengajakku untuk bergabung dengannya. Bukan maksud menolak rezeki, tapi sepertinya aku ingin berdamai dengan lingkunganku saat ini. Cukupkan batinku berpacu dengan waktu beberapa tahun lalu. Saatnya cooling down, pikirku.

Pertanyaan yang ia layangkan baru saja mengantarkanku pada sebuah perbincangan yang pernah kulakuakan bersama Bapak Itu dan Mas Anu beberapa waktu lalu.

“Kamu tahu Lan, fotografer itu selalu pintar cari pasangan hidup,” Bapak Itu membuka pembicaraan ditengah-tengah aku menyemprotkan whipped cream di atas cupcakes.

“Kok bisa, Pak?” tanyaku dengan polosnya.

“Bisa dong. Coba tanya saja Mas Anu. Ya tho, Mas?” Hmm..mencari dukungan rupanya. Tapi aku tetap saja penasaran dengan penjelasannya yang kuyakin panjang dan luamaaa.

Mas Anu, dia hanya manggut-manggut sambil mengulum senyum entah apa maksudnya. Apa memang benar begitu atau ia menahan geli karena aku berhasil ditipu Bapak Itu. Ah, biarkanlah.

“Gini Lan, fotografer itu punya mata selain yang dikasih oleh Tuhan. Punya rasa yang peka dibandingkan orang pada umumnya, makanya seorang fotografer bisa menangkap momen dan mengabadikannya dengan lensa yang dia punya,” Pak Itu pun mulai menjelaskan. Aku mulai manggut-manggut.

“Lha, terus apa hubungannya dengan fotografer yang bisa dapetin pasangan hidup yang cantik?” tanyaku penasaran.

“Hahaha.. sabar dulu, Non. Ini lanjutannya,” ia terkekeh sambil menepuk bahuku macam aku rekan jawatannya saja.

“Apa yang dilihat seorang fotografer di balik lensa itu adalah keindahan,”

Hmm.. untuk penjelasannya yang satu ini aku mengamini sepenuh hati.

“Dari balik lensa itulah fotografer itu bisa melihat siapa objek yang sedang dibidiknya. Coba kamu perhatiin, istri Mas Anu cantik kan? Mbak Itu, yang sekarang bantu-bantu aku cantikkan? Suami dia itu fotografer juga,” imbuhnya.

“Fotografer yang pintar, bisa mengeluarkan ‘kecantikkan’ yang sesungguhnya dari dalam diri seseorang. Kadang yang terlihat biasa saja di depan mata kita, bisa sangat cantik luar biasa di depan kamera. Make up itu hanya tambahan, tapi feeling seorang fotografer ikut bermain di dalamnya.”

Aku mencoba mencerna apa yang sedang dibicarakan Bapak Itu baru saja. Ibarat kuliah, mungkin nilai mata kuliah ini 6 sks dalam sekali duduk. Tapi kalau dipikir-pikir benar juga. Istri Mas Anu cantik bukan main, dan Mbak Itu juga sama cantiknya.

“Lha terus, kalau istri Pak Itu kok biasa aja, Pak?” tanyaku kembali.

“Kadang ada kecantikan yang nggak bisa diukur dengan mata biasa. Cantik yang hanya bisa dilihat dari satu sisi saja. Kayak kamu yang pas kalau difoto dari satu sisi saja, kalau keseluruhan nggak bagus, Lan.” Dan dia pun tertawa puas sambil nyomot kue yang baru saja selesai dihias. Sial! Rupanya dia sedang membully aku.

Terlepas dari cara dia membully, aku mengamini apa yang diucapkannya. Dan gara-gara omongannya itu aku pernah berangan-angan kalau Tuan (?) adalah seorang fotografer yang bisa membuatku terlihat cantik tidak hanya di depan kamera tapi juga dihatinya. Haha..

 Kemang, 6 Maret 2013
*foto pinjam di sini

Advertisements

6 thoughts on “Dibalik Lensa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s